Program Kacang Kenari Alor
Sabtu, 17 April 2021 - 19:50 WIBProgram Kenari dilaksanakan di Desa Nailang, Waisika, dan Kamot, lalu berlanjut ke wilayah Kabupaten Alor, Kecamatan Alor Timur Laut, Nusa Tenggara Timur.
Target penerima manfaat dari program ini adalah sebanyak 212 petani kenari dengan pendapatan rata-rata kurang lebih sebesar Rp1.700.000,- per bulan.
Pendapatan para petani dihasilkan dari menjual hasil perkebunan dan kehutanan seperti jagung, singkong, kacang mete, kemiri, dan kacang kenari.
Yayasan Nirudaya Nusantara dalam melaksanakan program pembinaan ini bekerja sama dengan Bumdes Tunas Muda Nailang yang dibina oleh Ibu Voni, sekaligus warga desa Nailang.
Beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya :
1. Pelatihan Pengolahan Kacang Mete
Pelatihan kelompok mama-mama pengolahan kacang mete agar mempunyai standarisasi proses pengupasan kulit kacang.
Tujuan standarisasi agar dapat menghasilkan produk yang lebih baik dan terjadi peningkatan produktivitas. Pelatihan dilaksanakan di Desa Nailang, Kabupaten Alor.
2. Pembangunan Kamar Pengering Energi Surya
Mendirikan media penjemuran yang baik untuk mendukung pemrosesan kacang kenari dan mete sebagai produk unggulan desa. Media penjemuran ini diberi nama Kamar Pengering Energi Surya (KPES) dan dirintis sebagai permulaan di desa Nailang.
3. Pelatihan Kamar Pengering Energi Surya
Pelatihan cara pengeringan kacang kenari dan kacang mete dengan standar yang ditingkatkan, baik dari prosedur, media, dan kebersihan, supaya kualitas produk bisa lebih terjaga dan tanah lama.
Para petani juga diedukasi bahwa bagian dari proses ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas yang akan berpengaruh baik pada peningkatan ekonomi mereka. Proses ini untuk mencapai tujuan desa sejahtera.
4. Launching Kamar Pengering Energi Surya
Kamar Pengering Energi Surya (KPES) sebagai alat bantuan dari Astra disahkan di desa Nailang, Alor Timur Laut, NTT. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Direktur Astra Paulus Bambang Widjanarko, Deputy Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Rote Ndao, Yames M. K. Therik. Serta dihadiri Kemendes PDTT, LIPI Indonesia, Wahana Visi Indonesia, dan Timurasa Indonesia. Acara ini juga disambut dengan baik oleh masyarakat setempat dan berlangsung dengan kekeluargaan, sederhana, dan kaya akan diskusi.
5. Penandatanganan MOU
Penandatangan perjanjian dua belah pihak, antara off taker (pembeli besar) yang menjadi pembeli berkelanjutan bagi Desa Sejahtera Astra Alor, yaitu Timurasa Indonesia (PT Asa Antara Nusa) dan kelompok mama-mama pengolah kacang kenari.
6. Tes Pasar Produk Kenari dan Kacang Mete
Nirudaya bekerja sama dengan Timurasa Indonesia memasarkan produk yang sudah mulai diserap dari Alor menjadi beberapa varian produk seperti selai kacang mete, kacang kenari panggang, dan cookies. Tes pasar yang dilakukan adalah dengan memberi sampling kepada para reseller, potongan harga, dan parcel hari raya.

