Top 3 Kuliner Khas Manado Yang Patut Anda Coba, Nomor 3 Cukup Ekstrem...!!
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 20:07 WIBFoto : resepistimewa
Masakan Manado merupakan perpaduan antara pengaruh lokal dan asing. Tradisi memasak penduduk asli Minahasa sangat bergantung pada makanan laut serta daging hewan liar yang eksotis, dan penggunaan rempah-rempah pedas segar yang dipotong-potong.
Kuliner ini juga menunjukkan pengaruh Cina dan Eropa (terutama Portugis dan Belanda), yang paling menonjol dalam sup, kue, dan kue kering.
Berikut ini beberapa jenis masakan khas Manado yang terkenal dengan kelezatannya :
1. Dabu-dabu

Foto : dapurkobe
Dabu-dabu adalah saus khas Indonesia yang dibuat dari kombinasi tomat cabai merah, bawang merah, cabai rawit, garam, gula, dan perasan air jeruk nipis.
Bahan-bahan tersebut diiris mentah dicampur dalam mangkuk, kemudian disiram dengan minyak.
Dabu-dabu secara tradisional digunakan sebagai bumbu untuk ikan atau ayam bakar, yang sering kali ditemani dengan nasi kukus. Bumbu ini sangat populer dengan berbagai resep ikan bakar khas Manado.
2. Rica-rica

Foto : resepistimewa
Rica-rica adalah istilah umum yang mencakup semua hidangan yang menggunakan campuran bumbu pedas.
Bahan dasar campuran bumbu pedas ini mirip dengan saus ini adalah cabai, yang kemudian dipadukan dengan bawang merah, bawang putih, jahe, daun jeruk, serai, dan garam.
Campuran tersebut dapat dibuat dengan berbagai cara, bumbu dapat dicincang, digiling, diiris, atau terkadang bahkan dibakar.
Secara tradisional, campuran bumbu ini digoreng secara terpisah untuk melepaskan semua rasa dan aroma. Rasa dan tingkat kepedasannya bisa dengan mudah diatur, dan setelah dibuat, rica-rica bisa digunakan di berbagai macam hidangan.
Salah satu hidangan rica-rica yang paling populer adalah ayam rica-rica. Nasi putih, kerupuk, atau sayuran kukus secara tradisional disajikan bersama dengan semua jenis rica-rica.
3. Paniki

Foto : correcto
Hidangan ini menggunakan kelelawar buah sebagai bahan utamanya. Meskipun kelelawar sering kali digoreng atau dipanggang, cara paling populer adalah memasukkannya ke dalam paniki, hidangan sejenis sup tradisional.
Proses memasak biasanya dimulai dengan memanggang kelelawar untuk menghilangkan semua bulu yang menutupi tubuhnya.
Kelelawar kemudian dibersihkan, ususnya dibuang, dan dipotong kecil-kecil dan direbus dalam air. Hidangan ini kemudian diberikan tambahan bawang goreng, bawang putih, jahe dan sambal terasi, daun bawang, daun kari, serai, dan santan.
Paniki biasanya disajikan dengan nasi putih.

